Sabtu, 26 Mei 2018
Berikut beberapa jenis burung yang ada di kawasan kelurahan Sungai Jingah, tepatnya di sekitar SDIT Al-Firdaus, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Nama Lokal :
Burung burak-burak/
Burung kareo padi
Nama Binomial :
Amourornis phoenicurus
Taksonomi
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Aves
Ordo :
Gruiformes
Famili :
Rallidae
Genus :
Amaurornis
Spesies :
Amourornis phoenicurus
Ciri-Ciri
Tinggi burung Kareo padi biasanya dapat
mencapai 20 cm dengan panjang 15 cm. Bentuk tubuh burung kareo padi adalah
ramping dengan ekor pendek, sedang paruh serta kakinya mempunyai ukuran lumayan
panjang. Kemudian, bulu-bulunya berwarna coklat keabu-abuan tua, namun muka,
tenggorongkan, serta dadanya didominasi warna putih yang mencolok. Ketika
berjalan, ekornya biasa ditegakkan dan warna bagian bawah tubuhnya yang kadru
bisa terlihat. Untuk burung dewasa memiliki warna hitam dan putih yang mencolok.
Baik burung dewasa maupun muda, keduanya sama-sama mempunyai paruh yang
berwarna kuning gading. Untuk ukuran kakinya, burung kareo padi bisa dibilang
memiliki kaki yang cukup kurus dan tinggi dari pada proposi tubuhnya dengan
berselimut warna kuning. Hewan yang satu ini suka mengendap-ngendap dalam semak
yang lembab dan dapat bertelur sepanjang tahun. Burung ini memiliki suara yang
luar biasa, yakni bersuara uwok-uwok dan sangat ribut, beberapa ekor berdendang
bersama berupa dengkuran, kuikan, dan ketukan yang berbunyi turr-kruwakatau
per-per-a-wak-wak-wak, juga dengan suara lain yang berlangsung sampai lima
belas menit pada siang dan malam hari.
Habitat
Habitat burung burak-burak/kareo padi yaitu di
area rawa-rawa berair
Nama Lokal :
Burung elang
Nama Binomial :
Haliastur indus
Taksonomi
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Aves
Ordo :
Accipitriformes
Famili :
Accipitriae
Genus :
Haliastur
Spesies :
Haliastur
indus
Ciri-Ciri
Bagian kepala, leher, dan dada berwarna putih,
bagian ujung bulu berwarna hitam, dan kaki berwarna kuning yang kuat serta
memiliki cakar yang tajam.
Habitat
Habitat burung elang yaitu pada daerah hutan
mangrove ditemukan di tepi laut, pesisir pantai, dan muara sungai sedangkan
pada dataran rendah di temukan pada daerah persawahan dan rawa.
Nama Lokal :
Burung bubut besar
Nama Binomial :
Centropus
sinensis
Taksonomi
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Aves
Ordo :
Cuculiformes
Famili :
Cuculidae
Genus :
Centropus
Spesies :
Centropus sinensis
Ciri-Ciri
Tubuh berukuran besar (46 cm). Bulu seluruhnya
hitam biru-ungu mengkilap. Sayap, mantel, dan bulu penutup sayap coklat
berangan. Iris merah, paruh hitam, kaki hitam. Sering hinggap di atas tanah
atau pada semak-semak dan pohon. Lebih menyukai vegetasi yang rapat.
Habitat
Habitat burung bubut besar yaitu di tepi hutan,
belukar sekunder, semak tepi sungai, hutan mangrove.
Nama Lokal :
Burung perkutut
Nama Binomial :
Geopelia
striata
Taksonomi
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Aves
Ordo :
Columbiformes
Famili :
Columbidae
Genus :
Geopella
Spesies :
Geopelia striata
Ciri-Ciri
Tubuh berukuran kecil (21 cm). tubuh ramping,
ekor panjang, kepala abu-abu, leher dan bagian sisi bergaris halus, punggung
coklat dengan tepi hitam. Bulu sisi terluar ekor kehitaman dengan ujung putih.
Iris dan paruh abu-abu biru, kaki merah jambu tua. Hidup berpasangan atau
kelompok kecil. Makan dipermukaan tanah. Kadang berkumpul untuk minum air
disumber air. Sarang berbentuk datar tipis dari ranting ranting. Telur berwarna
putih, jumlah 2 butir.
Habitat
Habitat burung perkutut yaitu berupa hutan,
perkebunan (sawit/karet), pemukiman dan daerah dataran rendah sampai ketinggian
900 m.
Nama Lokal :
Burung layang-layang
Nama Binomial :
Hirundo rustica
Taksonomi
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Aves
Ordo :
Passeriformes
Famili :
Hirundinidae
Genus :
Hirundo
Spesies :
Hirundo rustica
Ciri-Ciri
Layang-layang asia memiliki tubuh berukuran
sedang (20 cm) Tubuh bagian atas
berwarna biru baja. Pinggir tenggorokan kemerahan. Perut putih. Garis biru baja
pada dada atas. Ekor sangat panjang dengan bintik putih pada ujung bulu.
Habitat
Habitat burung
layang-layang yaitu di hutan, kebun, tegalan, sawah, pedesaan, kota.
Nama Lokal :
Burung kutilang
Nama Binomial :
Pcynonotus
aurigaster
Taksonomi
Kingdom :
Animalia
Filum : Chordata
Kelas :
Aves
Ordo : Passeriformes
Famili :
Pycnonotidae
Genus :
Pcynonotus
Spesies :
Pycnonotus aurigaster
Ciri-Ciri
Burung yang berukuran sedang, panjang tubuh
total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 20 cm. Sisi atas
tubuh (punggung, ekor) berwarna coklat kelabu, sisi bawah (tenggorokan, leher,
dada dan perut) putih keabu-abuan. Bagian atas kepala berwarna hitam. Tungging
(di muka ekor) tampak jelas berwarna putih.
Habitat
Habitat burung kutilang yaitu kerap mengunjungi tempat-tempat terbuka, tepi terbuka, tepi
jalan, kebun, pekarangan, semak belukar dan hutan sekunder, sampai dengan
ketinggian sekitar 1.600 m dpl.
Nama Lokal :
Burung Cendet/Pentet
Nama Binomial :
Lanius schach
Taksonomi
Kingdom :
Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Passeriformes
Famili : Laniidae
Genus : Lanius
Spesies : Lanius
schach
Ciri-Ciri
Memiliki ekor yang panjang yang meliuk-liuk
ketika tengah berkicau. Pada dasarnya burung pentet adalah jenis burung yang
galak, terlebih lagi jika sedang lapar, mereka tak segan untuk
mematuk/menggigit. Namun, meski pekikannya terdengar ribut, tetapi saat
bernyanyi suaranya terdengar harmonis. Burung Pentet dewasa memiliki panjang
tubuh sekitar 20-25 cm. Burung ini memiliki paruh yang melengkung di ujung
menyerupai paruh burung elang. Mereka juga memiliki cakar yang kuat dan tajam.
Burung ini juga memiliki bulu kaku di sekitar moncongnya.
Habitat
Habitat burung cendet/pentet yaitu di sekitar
tepian hutan, atau pada rumput dengan sedikit hutan perdu, selain itu habitat
burung cendet ada yang hidup disekitar sawah bahkan di tampak ikan.
Nama Lokal :
Burung walet linci
Nama Binomial :
Collocalia
Linchi
Taksonomi
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Aves
Ordo :
Apodiformes
Famili :
Apodidae
Genus :
Collocalia
Spesies :
Collocalia Linchi
Ciri-Ciri
Walet linchi memiliki tubuh berukuran kecil (9
cm). Warna hitam biru mengkilat. Ekor sedikit bertakik. Dagu abu-abu. Perut
putih mencolok. Walet paling kecil dan paling umum di seluruh Sunda Besar dan
Nusa Tenggara. Menukik untuk minum air di sungai atau kolam. Jarang sekali
bertengger. Tidak menggunakan ekholokasi.
Sarang berbentuk cawan dari lumut, rumput, atau
tumbuhan, pada dekat mulut gua. Telur berbentuk lonjong, berwarna putih, jumlah
2 butir. Berbiak sepanjang tahun.
Habitat
Habitat burung walet linci yaitu di semua tipe
hutan, lahan pertanian, perkotaan.
Nama Lokal :
Burung cekakak Sungai
Nama Binomial :
Todiramphus
Chloris
Ciri-Ciri
Cekakak sungai memiliki tubuh berukuran sedang
(24 cm). Warna biru dan putih. Mahkota, sayap, punggung, dan ekor biru
kehijauan berkilau terang. Setrip hitam melewati mata. Kekang putih. Kerah dan
Tubuh bagian bawah putih bersih. Iris coklat, paruh atas abu tua, paruh bawah
pucat, kaki abu-abu. Bertengger pada bebatuan atau pohon. Mangsa besar
dibanting-bantingkan dahulu sebelum dimakan. Sangat ribut, suara keras hampir
terdengar sepanjang hari. Sarang berupa galian di bawah pohon atau tepi sungai.
Telur berwarna putih, jumlah 2-3 butir.
Habitat
Habitat burung cekakak sungai yaitu di daerah
terbuka dekat perairan, kebun, kota, tepi hutan, tersebar sampai ketinggian
1.200 m dpl.
Nama Lokal :
Burung gereja erasia
Nama Binomial :
Passer Montanus
Taksonomi
Kingdom :
Animalia
Filum :
Chordata
Kelas :
Aves
Ordo :
Passeriformes
Famili :
Passeridae
Genus :
Passer
Spesies :
Passer Montanus
Ciri-Ciri
Panjang tubuh sekitar 14 cm, pada janatan
Bagian atas kepala berwarna merah bata mendekati coklat tua, leher atau
tenggorokan berwarna hitam.
Habitat
Habitat burung gereja erasia yaitu di pinggiran
perkotaan, hutan bersemak.
Nama Lokal :
Burung Cucak Kurincang
Nama Binomial :
Pycnonotus
atriceps
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Passeriformes
Famili : Pycnonotidae
Genus :
Pycnonotus
Spesies : Pycnonotus atriceps
Ciri-Ciri
Burung cucak kuricang memilki
tubuh berukuran sedang (17 cm), tubuhnya berbalut bulu yang berwarna kekuningan
dengan kepala hitam berkilau dan tenggorokan berwarna hitam. Tubuh bagian atas
berwarna zaitun-kuning, sayap hitam, ekornya pun hitam namun dengan warna
kuning terang pada bagian ujungnya. Tubuh bawan kuning kehijauan, iris biru,
paruh hitam, dan kaki berwarna coklat. Ciri khas pada burung ini adalah
kicauannya merdu.
Habitat
Habitat burung cucak kuricang
yaitu dapat hidup mulai dari hutan yang ada di dataran rendah sampai dengan
area pegunungan dengan tinggi mencapai 900 meter di atas permukaan laut.
Nama Lokal :
Burung Cekakak Emas
Nama Binomial :
Pelargopsis capensis
Taksonomi
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Aves
Ordo : Coraciiformes
Famili : Halcyonidae
Genus : Pelargopsis
Spesies : Pelargopsis capensis
Ciri-Ciri
Berukuran sangat besar (35
cm). Punggung biru dengan paruh besar berwarna merah mencolok. Mahkota, sisi
muka, dan tengkuk abu-abu. Tubuh bagian bawah jingga kemerah-jambuan. Iris
coklat, paruh dan kaki merah. Pemakan Ikan, Udang, dan hewan sungai lainnya
serta hewan lain seperti tikus, katak, serangga, dan kadal. Hidup secara
berpasangan atau sendiri (soliter)
Habitat
Habitat burung cekakak emas
yaitu hutan mangrove, pantai, sungai besar, duduk
pada batang pohon yang mati.
Demikian Jenis Burung di Kawasan Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin.












