Archive for Desember 2017

16 Peran Suami saat Istri Hamil dalam Islam - Kehamilan merupakan
hal yang sangat didambakan oleh semua pasangan. Semua penderitaan yang
dirasakan tak begitu terasa jika memiliki suami yang ikut serta dalam setiap
proses yang dijalani saat mengandung si buah hati. Tidak hanya perubahan pada
tubuh saja yang semakin hari semakin membesar dan semakin gemuk, akan tetapi,
rasa mual, mudah lelah, mudah sakit, kepala pusing dan lain-lain. Tidak hanya
istri yang harus merasakan semua itu, karena Allah menitipkan amanat itu untuk
kedua orang tuanya, yakni suami istri.
Oleh karenanya, di
dalam Islampun diajarkan bagaimana seharusnya suami berperan dan berkewajiban
mendampingi istrinya dan selalu siap siaga saat istri membutuhkannya. Pada
kesempatan ini, saya akan membahas tentang apa saja peran dan kewajiban seorang
suami saat istrinya tengah hamil atau mengandung.
Adapun peran atau
keterlibatan suami saat istrinya sedang mengandung diantaranya yaitu:
1.
Selalu siap
siaga pada saat istri membutuhkan
Jangan biarkan
istrimu kehilanganmu saat dia membutuhkanmu. Jika sedang sibuk di luar rumah,
pastikan handphone Anda selalu aktif, agar tidak ada halangan saat istri
membutuhkamu. Selalu ada saat istri memerlukan bantuanmu. Ketika sudah tidak
ada urusan di luar rumah, segera pulang dan temani istrimu.
2.
Lebih
menyayangi dan memperhatikannya
Biasanya selama
kehamilan, seorang wanita sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari
suaminya. Lebih ingin diperhatikan dan disayangi. Dalam hal sekecil apapun,
berikan perhatian lebih agar ia merasa tenang dan nyaman.
3.
Berikan
kenyamanan dan ketentraman selama kehamilan
Kenyamanan hati,
kenyamanan tempat, kenyamanan pikiran itu sangat dibutuhkan wanita yang sedang
hamil. Berusahalah memberikan yang terbaik untuk istri tercinta. Berikan
sentuhan, belaian dan hal-hal yang dapat membuatnya merasa nyaman dan tentram.
4.
Membantu
menjaga kesehatan istri dan si jabang bayi
Dengan cara
memperhatikan asupan makanannya, vitaminnya, gizinya, susu yang memiliki
kandungan asam folat yang tinggi, memeriksakan kondisi kehamilannya ke dokter
secara rutin, bagi suami yang perokok, hindari asap rokok agar tidak terhirup
sang istri, dan lain sebagainya.
5.
Membantunya
dalam meringankan tugas rumah tangga
Istri yang sedang
hamil akan banyak membutuhkan istirahat yang cukup. Mungkin dengan semua
pekerjaan rumah akan membuatnya lelah dan mengganggu kehamilannya. Sebagai
seorang suami yang baik, hendaknya membantu meringankan beban istri dalam
pekerjaan rumah. Misalnya jika ada waktu untuk membantu istri yang lagi masak
di dapur, temanilah dan tawarkan bantuan apa yang bisa anda bantu. Atau bagi
yang mampu, selama istri hamil, carikan orang yang bisa membantunya dalam
mengerjakan pekerjaan rumah tangga.
6.
Mendengarkan
segala keluhannya dan lebih mengerti kondisinya
Selama kehamilan,
pasti seorang istri akan mengalami hal-hal yang biasanya tidak ia rasakan,
seperti tiba-tiba sakit pinggang, kepala yang mudah sakit, ga nafsu makan,
perut terasa sakit, seperti kata orang Jawa badan nggregesi, dan lain-lainnya.
Dengarkan dan jangan acuhkan segala keluhannya. Jika perlu, berikan tanggapan
yang membuatnya merasa bahwa Anda memperdulikannya.
7.
Berdiskusi
tentang si calon buah hati
Ajaklah istrimu untuk
membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan calon buah hati. Misalnya,
membicarakan pendidikannya, nama yang baik untuknya, peralatan bayi dari
pakaian dan semua kebutuhan bayi, keinginan terbesar orang tua terhadap calon
anaknya kelak dan lain sebagainya.
8.
Sering-sering
berkomunikasi dengan calon si buah hati
Sering-seringlah
mengajak si jabang bayi berkomunikasi dengan cara mengelus perut istri, lalu
mengajaknya berbicara.
9.
Selalu
memastikan istri agar istirahat yang cukup
Jangan biarkan istri
terlalu cape dalam mengurusi apapun. Jika dia sudah mulai kelelahan, biarkan
istirahat. Jika perlu berikan waktu beberapa jam untuknya merebahkan diri atau
tidur siang beberapa jam selama masa kehamilannya. Pastikan juga untuk tidur
tidak larut malam.
10.
Belajar
menyiapkan diri sebagai seorang ayah
Untuk calon ayah,
menantikan kehadiran buah hati yang pertama sungguh menegangkan. Namun, tetap
belajarlah untuk mempersiapkan diri agar menjadi ayah yang hebat untuk anaknya,
belajar memandikan bayi, menggendong bayi, menggantikan popok bayi, memijat
bayi dengan lembut dan lain sebagainya.
11.
Mengajak istri
jalan-jalan atau olahraga ringan
Hal ini jangan disepelakan, luangkan sedikit waktu atau sebelum
berangkat bekerja atau sepulang dari kerja. Ajaklah istri untuk jalan-jalan
santai. Karena selama kehamilan ada beberapa saraf ataupun otot yang tegang
sehingga dibutuhkan olahraga ringan seperti jalan-jalan santai di pagi atau
sore hari.
12.
Menghindari
perkataan dan perbuatan yang tercela
Memang perkataan dan perbuatan tercela tidak hanya dilakukan saat
istri sedang dalam keadaan hamil saja, namun agar selalu berhati-hati dalam
melakukan perbuatan dan pembicaraan yang tercela atau tidak baik.
13.
Mengajak istri
untuk lebih mendekatkan diri pada Allah SWT
Pada masa kehamilan, memang sangat dianjurkan untuk banyak-banyak
memohon dan berdoa kepada Allah SWT agar anak yang dikandungnya lahir dalam
keadaan sehat dan sempurna fisiknya, memohon agar diberikan anak yang sholeh
dan sholehah, menjadi anak yang dapat membanggakan dunia dan akhirat. Dan
doa-doa lainnya yang diinginkan kedua orangtuanya.
14.
Melindungi
istri dan calon buah hati kapanpun dan dimanapun
Melindunginya dari segala hal yang membuatnya tertekan ataupun
sesuatu yang membuatnya tidak merasa aman. Jagalah istri dan calon buah hati
kapanpun, dimanapun, baik didalam rumah ataupun diluar rumah.
15.
Hindari pemicu
pertengkaran
Banyak hal yang mungkin dia tidak suka jika Anda melakukannya.
Hindarilah apa saja yang membuatnya marah dan menimbulkan pertengkaran. Seperti
halnya membicarakan seorang wanita yang tidak disukainya atau menanyakan hal-hal
yang tidak seharusnya dipertanyakan, dan lain sebagainya.
16.
Mendampingi
istri saat proses melahirkan
Jangan lewatkan setiap proses apapun yang dilewati istrimu,
apalagi saat-saat yang membahagiakan yaitu saat proses kelahiran. Terkecuali
jika suami memiliki pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan dan istri mengerti
akan keadaan suaminya.
Itulah kurang
lebihnya beberapa peran dan kewajiban seorang suami saat istrinya sedang
mengandung. Semoga bermanfaat dan semoga dapat menjadi pasangan yang ideal
untuk pasangannya masing-masing.
Sumber : CatatanMoeslimah
